Rabu, 07 Januari 2009

Contoh iklan Public Relation Advertising

EDUTAINMENT DUFAN PELUNCURAN MULTIMEDIA FISIKA DI PENTAS PRESTASI, DUFAN.

dufanDiiringi Lomba Ilmu Pengetahuan Terpadu SD & SMP se-Jabodetabek
Jakarta, Minggu, 24 Agustus 2008
Orang bijak berkata bahwa ilmu bisa diperoleh dari segala hal di sekitar kita. Banyak sekali rahasia ilmu pengetahuan yang terdapat di alam ini, termasuk dalam Dunia Fantasi. Siapa sangka, berbagai wahana dalam Dunia Fantasi memiliki banyak keajaiban ilmu pengetahuan. Mulai dari teori sentrifugal dalam wahana Ontang-Anting, sampai keunikan tipuan fisika dalam Rumah Miring, semuanya dapat kita temui dalam Dunia Fantasi.
Melihat hubungan yang erat antara teori ilmu pengetahuan dengan wahana di Dunia Fantasi ini, PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. (ANCOL) bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), dan Dinas Pendidikan Nasional (DIKNAS) meluncurkan program Edutainment Fisika di Dunia Fantasi, sebagai sarana belajar dan bermain untuk anak-anak dan pelajar.
Program ini akan mengajak pelajar dari berbagai sekolah untuk berkeliling Dunia Fantasi dan belajar mengenai berbagai teori ilmu pengetahuan praktis dalam wahana-wahana yang ada di sana. Sebagai pelengkap program ini, para pelajar juga akan diajak untuk menyaksikan tayangan edutainment pada sarana multimedia di wahana Pentas Prestasi. Tayangan edutainment ini berisi mengenai aplikasi ilmu pengetahuan pada empat wahana yang ada di Dunia Fantasi, yaitu Tornado, Halilintar, Kora-Kora, dan Ontang-Anting.
Seremonial peluncuran Edutainment Fisika ini akan diselenggarakan pada hari Minggu, 24 Agustus 2008, pukul 11.00 WIB di Pentas Prestasi, Dunia Fantasi. Peresmian program akan ditandai dengan peluncuran miniatur halilintar hasil kreasi LIPI, yang akan melepas balon gas ke udara. Pada rangkaian peluncuran acara ini, kami juga akan mengadakan lomba Ilmu Pengetahuan Alam terpadu bagi siswa SD dan SMP se-Jabodetabek untuk memotivasi siswa tersebut agar lebih giat dalam belajar.
Program ini dirancang untuk dilakukan secara rutin oleh rombongan sekolah yang berkunjung ke Dunia Fantasi. Kami harapkan, Dunia Fantasi nantinya akan menjadi salah satu sarana eksperimen dan implementasi Ilmu Pengetahuan Alam bagi para pelajar sekolah. Ilmu pengetahuan pun akan hadir dengan cara yang menarik, sehingga dapat diserap dengan lebih mudah.
Kami melaksanakan kerja sama yang baik ini untuk turut serta dalam memajukan ilmu pengetahuan di negeri ini. Kami memulainya dengan langkah sederhana, mengajak pelajar untuk menjadi lebih kritis pada hal sederhana yang ditemui sehari-hari. Sehingga di masa mendatang, setiap orang bisa belajar di mana saja, termasuk ketika bermain di Dunia Fantasi.

CONTOH PUBLIC RELATION ADVERTISING 2

Iklan Esia Versi RINGGO, Price War!

Jujur niicch?(diucapkan melalui backsound seorang anak kecil yang masih polos), itu kata-kata yang paling gue inget dari iklan ini. Ini menjadi jawaban, buat iklan operator GSM baru 3 (baca: three) yang ngeluarin iklan versi Bohong Itu Dosa. Ngga cuma 3 aja yang marketing promonya diledek habis-habisan tapi produk pesaing seperti: Simpati (T-sel), Mentari (Indosat), bebas (XL), Fren (Mobile-8) ikut-ikutan diledek, tapi koq Flexi Trendy (Telkom) ngga diledek yach?!

Sejak awal, Esia emang udah terkenal, out of the box, bikin iklan yang beda. Tentu kita masih inget dan masih dipertahankan sampe sekarang, gimana Esia mempopulerkan istilah ?talktime? dan memerangi istilah ?pulsa?. Pada iklan Esia versi RINGGO ini (dibikin 2 versi), menggambarkan gimana segmen entry-level dari pengguna ponsel begitu bingungnya memilih kartu prabayar dengan berbagai iming-iming tarif yang murah oleh operator. Di akhir cerita, tentu saja ujung-ujungnya Esia menjadi pilihan si talent karna tarifnya paling murah.
Sebagai pengguna salah operator yang diledek, yach miris juga sich liat neh iklan. Bagaimana ngga?! Iklan in khan hampir wara-wiri tiap hari di teve nasional, udah berhasil bikin gue berpikir pindah ke Esia, tapi apa daya? jaringan Esia masih terbatas Jabodetabek dan Bandung, bo! Pengguna ponsel di daerah cuman bisa gigit jari, ngga bisa nyobain nich produk. Gue juga masih inget saat Esia ngeluarin iklan versi Pulau-Pulau Di Indonesia, yang bikin banyak orang di kota yang belum dilayani Esia, berpikir klo Esia udah ada dipelosok negeri ini. Eh, padahal maksud dari iklan itu cuma mo menyampein klo Esia udah dapet ijin buat bikin jaringan di seluruh Indonesia.
Selain itu, melihat banyaknya iklan operator seluler di teve tentang skema tarif yang berbeda antar operator, koq rasa pelanggan seperti ditipu, kita ngga pernah tau berapa cost yang dikeluarin operator sebenarnya untuk setiap percakapan, transfer data oleh pelanggan? Belon lagi katanya sech di Indonesia tarif selulernya termasuk yang paling mahal di dunia?! Nah lo!
Reaksi keras datang dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) yang minta iklan ini direvisi. Sebab dirasa kurang etis, provokatif, frontal dan bisa menyebabkan saling balas dari antar operator. Ah, santai aja man. Mo bilang jujur koq, ditegur.

contoh iklan institusional advertising 2

PERIKLANAN DALAM HUMAS

Advertising/periklanan adalah alat yang digunakan dalam kegiatan PR, termasuk diantaranya pembelian ruang/tempat dan waktu pada surat kabar, majalah, radio, televise, dan internet untuk menyampaikan informasi produk kepada target audiences. kegiatan advertising diantaranya adalah direct response (iklan melalui pos) dan sales promotion.

Perbedaan antara advertising dan publisitas adalah kegiatan publisitas tidak perlu membeli tempat dan waktu agar bisa masuk kedalam berita dan media entertainment.

Para praktisi humas menggunakan periklanan ketika mereka ingin mengontrol pesan yang dikirim, termasuk kapan dan dimana pesan disampaikan. Sebaliknya, kegiatan publisitas dan banyak teknik kegiatan humas cenderung untuk merayu konsumen daripada menginformasikan fungsi produk mereka, sehingga mereka menolak pesan yang disampaikan.


Beberapa Tipe Periklanan Dalam Humas

Periklanan humas memiliki beberapa bentuk yaitu,

Institutional Advertising:
adalah memperkenalkan organisasi atau mengumumkan indentitas baru dari suatu perusahaan pada target audiences.

Tujuannya adalah untuk menarik investor, meningkatkan reputasi perusahaan atau menarik simpati masyarakat dengan cara melibatkan perusahaan didalam kegiatan masyarakat.

PERTAMINA sebagai perusahaan milik negara berusaha merubah citra institusinya yang buruk melalui program iklan “PERTAMINA ON THE MOVE”.

Financial Advertising: digunakan oleh perusahaan besar untuk menunjukkan perkembangan baru kondisi keuangan perusahaan pada masyarakat.

Misalnya pihak Securities underwriters (penjamin emisi) bursa efek (adalah pihak yang menjual saham perusahaan di bursa efek) yang setiap saat mengumumkan kepada masyarakat, ketika saham baru ditawarkan oleh perusahaan kepada investor. Keikutsertaan perusahaan di bursa efek tidak selamanya mencari dana masyarakat tetapi bertujuan untuk meningkatkan reputasinya dimasyarakat dengan memperlihatkan kondisi keuangan tahunan melalui media massa.

Tujuan dari Financial Advertising yang lain adalah untuk menciptakan kondisi beli dan jual oleh pemegang saham.

Issues Advertising: adalah kegiatan periklanan yang digunakan oleh sebuah atau beberapa organisasi untuk memperlihatkan pada masyarakat tentang masalah-masalah sosial didalam masyarakat serta penanggulangannya.

Gordon Campell sebagai calon kandidat dalam pemilu 2009 pemerintahan kanada meng-agendakan kampanye wajib tutup mulut terhadap masyarakat situasi isu-isu politik yang berhubungan dengan pemerintahan dan status dirinya.

Komunitas Sosial dia Amerika dalam hal perdamaian “Anti-Defamation League” mengiklankan bentuk penyuluhan kepada masyarakat KOSOVO agar mulai belajar untuk menghindari kebencian dalam bentuk apapun.

Penanggulangan terhadap para pecandu narkoba oleh para LSM dalam kampanye-kampanye mereka merupakan suatu pernyataan bahwa masalah narkoba merupakan masalah yang serius san butuh penangan oleh berbagai pihak.

Advocacy Advertising: adalah iklan yang digunakan untuk meningkatkan frekuensi didalam mempengaruhi pendapat masyarakat melalui kegiatan diskusi publik.

Stasiun televisi swasta Metro TV merupakan sebuah saluran televisi yang mengutamakan penyiaran acara-cara terkini seputar berita-berita penting dalam programnya salah satu kategori acaranya adalah berupa acara dialog publik yang termasuk advocacy advertising.

Political Advertising: adalah advertising yang digunakan oleh calon politisi untuk mendapatkan banyak dukungan organisasi masyarakat. Dukungan organisasi tidak hanya dalam bentuk uang tapi dukungan moril untuk meningkatkan image calon politisi di mata masyarakat.

Salah satu contoh yang mudah dalam melihat political advertising adalah iklan calon gubernur Jakarta, Fauzi Bowo dan Prijanto yang didukung oleh mayoritas partai termasuk PDI perjuangan.

Crisis Advertising: adalah kegiatan periklanan yang melibatkan print ads atau media massa untuk menyampaikan informasi dari perusahaan kepada masyarakat mengenai masalah yang terdapat dalam masyarakat dan penanggulangan masalah tersebut oleh perusahaan.

Poster kampanye iklan yang dibuat oleh pemerintah daerah colombia USA dalam kampanye penanganan masalah kebakaran hutan yang kerap kali terjadi disana.

Event Advertising: adalah suatu kegiatan advertising untuk mempromosikan kegiatan organisasi LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) melalui acara-acara tertentu dengan mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan social. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyampaikan kegiatan dari organisasi dan menggalang dana dan dukungan partisipasi dari masyarakat.

Poster Iklan donor darah yang diselengarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNDIP merupakan contoh Event Advertising.

Public Service Announcement: adalah penyampaian informasi social melalui billboard atau bentuk lain dari non media massa (koran, majalah, dan TV). Yang membiayai kegiatan publikasi ini adalah perusahaan media iklan. Tujuan penyampaian informasi social kepada masyarakat adalah untuk membantu program pemerintah dalam menciptakan kehidupan social yang lebih baik.

Contoh: Dengan Membayar Pajak, Anda Telah Ikut Membangun Kota Jakarta.

Public Service Advertising: berbeda dengan bentuk iklan traditional. Iklan tradisional menginformasikan/menjelaskan produk barang dan jasa secara langsung kepada masyarakat. sedangkan perusahaan yang melakukan Public Service Advertising, tidak hanya menjelaskan produk barang dan jasa tetapi untuk menginformasikan kegiatan perusahaan yang dapat meningkatkan reputasi mereka.
Kegiatan Public Service Advertising bisa pula disamakan dengan CSR ( Corporate Social Responsibility) .
Menurut Philip Kotler, kegiatan CSR yang berhasil akan memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan. Keuntungan tersebut antara lain adalah lebih mudahnya akuisisi customer dan pasar (peluang) baru, kenaikan penjualan, terbentuknya identitas brand yang baik.

PT UNILEVER dengan produk Sabun Lifeboy mengadakan iklan public service dengan slogan berbagi sehat.

Advertising Messages

Efektif advertising messages terfokus hanya pada satu topic dan menjelaskan produk secara langsung. Pada dasarnya untuk menciptakan efektif advertising, pembuat advertising harus mampu mengembangkan ide utama dalam bentuk informasi yang lebih detail untuk menciptakan konstruksi dari bentuk pesan kreatif yang akan disampaikan kepada target audiences.

Pembuat iklan harus menentukan pilihan dari salah satu bentuk pesan langsung (direct messages atau information) atau tidak langsung (indirect messages atau transformation) untuk disampaikan kepada masyarakat.

Direct messages adalah informasi yang menjelaskan mengenai fungsi dari produk yang ditawarkan,baik dalam bentuk tulisan maupun gambar.
sedangkan indirect messages adalah bentuk penyampaian pesan suatu produk kepada target audiences tetapi tidak menjelaskan fungsi dari produk melainkan menciptakan imaginasi atau gambaran lain bagi target audiences-nya.

Jenis creative advertising yang bisa membuat efektif advertising adalah menggunakan variable yang bersifat rasional atau emotional. Bentuk rational advertising menggunakan argumentasi, bukti, dan data untuk meyakinkan target audiences untuk membeli produk tersebut.

Bentuk advertising seperti ini, ditujukan untuk konsumen yang memerlukan bukti nyata dari suatu produk, sehingga mereka mau mendengarkan argumentasi secara detail dari iklan tersebut.
Sedangkan iklan yang menggunakan pendekatan emotional, menjelaskan produknya dengan menggunakan pendekatan yg dapat membuat target audiences tertarik untuk melihat iklan karena bentuk penyampaiannya yang mempengaruhi emosi/psikologi mereka, walaupun penjelasan produknya tidak disampaikan secara langsung (contoh iklan BMW, yang lebih menunjukkan images, daripada fungsi kendaraan).

Advertising Format

Iklan yang efektif melalui media cetak adalah design (bentuk, warna, dan gambar) dari iklan yg dapat diterima baik dari segi aturan dan norma yang terdapat didalam masyarakat.
Dalam iklan media cetak, menuliskan pesan utama dengan bentuk tulisan yang besar serta men-design-nya agar dapat memberikan perhatian bagi target audiences. Sedangkan penjelasan tambahan (overlines), seperti data dan fakta, digunakan untuk menjelaskan pesan utama yang singkat.

Contoh: Iklan Simpati dengan pesan utamanya memiliki harga yang lebih murah, sedangkan penjelasan tambahannya dapat dilihat melalui website. Bentuk iklan seperti ini, biasanya sudah diatur oleh pemerintah agar bentuk informasi singkat tidak memberikan informasi yang salah untuk masyarakat.

Pada dasarnya, iklan melalui media cetak yang dapat mempengaruhi (effective) target audiencenya adalah yang mampu memberikan informasi yang cukup dan memberikan insentif seperti bentuk kupon atau sampel produk untuk menjelaskan produknya pada media cetak.

Untuk media cetak seperti majalah dan Koran, kedua media tersebut memiliki standar untuk penempatan iklan yang dikenal sebagai Standar Advertising Unit (SAU). Jika sebuah iklan sudah memenuhi seperempat dari total luas halaman majalah dan Koran, iklan tersebut sudah masuk dalam kategori iklan besar.

Iklan yang memuat satu lembar atau sebagian dari sebuah halaman majalah dan koran adalah format yang umum digunakan oleh produsen. bentuk format iklan media cetak yang lain adalah iklan produk yang menguasai beberapa halaman dari sebuah majalah atau Koran. Iklan yang menggunakan luas halaman kecil dari majalah, terkadang tidak mampu memberikan efek atau pengaruh pada konsumen. Sedangkan diukur dari segi biaya, iklan dalam ukuran kecil justru lebih mahal jika dibandingkan dengan ukuran besar karena iklan ukuran kecil diukur biayanya dalam inchi.

Iklan melalui media siaran (broadcast) seperti radio dan tv, lebih singkat dalam penyampaian pesannya karena biaya yang mahal. Sehingga pesan produk yang disampaikan melalui media tv harus singkat, padat dan jelas untuk dimengerti oleh konsumen dalam waktu tayang selama 10, 30 atau 60 detik.

Strategi yang tepat dalam penyampaian iklan melalui media ini adalah dengan selalu mengulangi pesan utama dengan jelas, melibatkan target audiences atau interactive (contoh: Quiz interactive), dan meminta target audiences untuk segera membeli produk mereka (contoh: “Beli sekarang, jumlah produk terbatas” ). Kelebihan yang dimiliki iklan melalui media siaran adalah dapat menambahkan media lain yang dapat mendukung penyampaian pesan, seperti bunyi dan music yang familiar terdengar oleh target audiences.

Strategi Iklan yang efektif melalui radio dan televise adalah sebagai berikut. Melalui radio dan tv, inti dari pesan harus diucapkan berulang kali (kurang lebih 800 kali) sehingga dapat mempengaruhi konsumen

Saat ini advertising melalui internet mulai popular. Melalui media ini, pesan komersial bisa disampaikan melalui website dari pihak ketiga, seperti search engine (Google), media sites(kompas.com), dan media internet yang menyediakan informasi/topik khusus, dimana iklan dapat ditempatkan. Ada beberapa jenis iklan internet seperti banner,dan popup.

Advertising Media Planning (Perencanaan Media Iklan)

Banyak iklan yang harus membeli waktu dan ruang untuk mendistribusikan informasinya kepada masyarakat.
Media yang digunakan diantaranya adalah Koran dan televisi. tetapi, masih banyak iklan yang hanya membuang uang tanpa hasil yang signifikan karena penyampaian informasi yang hanya menciptakan opini dalam masyarakat dan luasnya target audiences yang ingin dicapai.

Untuk membuat sebuah iklan efektif sebaiknya selalu mengikuti prinsip dasar advertising, yaitu menjelaskan dengan baik produk yang ditawarkan pada target audiences. Dengan membuat iklan yang tepat tentu saja tidak membuang biaya yang dikeluarkan oleh produsen.

Cumulative exposures(jumlah perhatian) adalah total jumlah click (internet) dan respond/tanggapan/perhatian (TV dan radio) dari konsumen pada iklan yang dibuat.

Rating points adalah pengukuran untuk melihat persentase nilai sebenarnya dari iklan (melalui TV, RADIO,INTERNET dan Koran) yang mampu mempengaruhi konsumen.
Sedangkan nilai dari Gross Rating Points (GRP) adalah total persentasi dari efektif iklan yang diperlihatkan melalui satu media atau beberapa media. Melalui GRP, pengusaha dapat melihat tingkat keefektifan uang yang diinvestasikan pada iklan, untuk mempengaruhi konsumen.

Semakin tinggi persentase dari GRP maka semakin besar pengaruh dari iklan melalui satu media terhadap target audiences. Melalui GRP, pengusaha bisa menentukan apakah mereka tetap menggunakan media, iklan yang ada dan perlu meningkatkatkan pesan frequency yang disampaikan kepada masyarakat atau pengusaha perlu bertindak sebaliknya. GRP tidak hanya menggambarkan tingkat keefektifan dari sebuah iklan tapi bisa memperlihatkan media terbaik yang mampu mempengaruhi target audiences. Dengan keterbatasan dana yang ada, seorang pengambil keputusan dapat menentukan media terbaik untuk iklannya berdasarkan besarnya nilai GRP tahun sebelumnya.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan periklanan adalah waktu.
Bayak perusahaan iklan yang menitik beratkan penyampaian pesan yang berkesinambungan dalam satu hari, mingguan atau bulanan .
Seringnya iklan muncul melalui media, maka semakin besar kemungkinan pesan sampai dan mempengaruhi konsumen. Tetapi, Semakin banyak waktu yang digunakan dalam kegiatan periklanan maka dana yang digunakan semakin besar.

Untuk mengurangi besarnya biaya advertising, pengusaha harus menentukan kapan iklan perlu disampaikan pada target audiences. Pengusaha perlu menentukan kapan sebuah iklan perlu disampaikan sesering mungkin dalam bulan tertentu dan kapan iklan tidak terlalu sering atau dihentikan untuk disampaikan kepada konsumen pada bulan yang lain.

Penentuan waktu ditentukan oleh kapan sebuah produk akan atau sudah sampai di masyarakat. Pada pengusaha, lembaga social, dan kandidat partai politik yang memiliki dana yang terbatas, mereka lebih memilih untuk menyampaikan iklan pada masyarakat disaat produk akan masuk ke masyarakat.

CPM (cost per thousand) adalah suatu pengukuran untuk membandingkan biaya yang digunakan pada satu atau lebih media komunikasi. Rumus CPM adalah pembagian antara biaya yang dikeluarkan untuk sebuah iklan pada suatu media dengan jumlah target audiences, kemudian dikalikan dengan 1000. Hasil dari formula tersebut adalah biaya yang dikeluarkan oleh produsen untuk iklan. Di saat pengusaha menggunakan media iklan lebih dari satu, maka pengusaha tersebut dapat membandingkan antara nilai CPM yang satu dengan yang lain, dimana nilai CPM terkecil memiliki biaya yang paling efisien.

Advertising Equivalency berkaitan dengan perbandingan perhitungan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan pada penggunaan media berbeda dalam menyampaikan iklan kepada target customer, dimana perusahaan akan memilih biaya media advertising terkecil. Sebagai contoh, perusahaan menggunakan media koran dan TV untuk iklannya. Pada koran, perhitungan biaya dihitung berdasarkan luas yang digunakan dalam satu halaman.

Jika biaya per inchi adalah $200, maka perusahaan akan mengeluarkan biaya sebesar $1000 untuk penggunaan 5 inchi. Apabila perusahaan menggunakan media TV , perusahaan akan membeli waktu tayang untuk iklannya. Jika biaya advertising per 30detik adalah $10.000, maka perusahaan akan memilih media Koran untuk mengiklankan produknya.

Banyak perusahaan menggunakan strategi advertising equivalency dalam menentukan media yang akan digunakan karena keterbatasan dana.

Dalam pemilihan media iklan, tidak selamanya dinilai dari harga tetapi pengalaman perusahaan dalam penggunaan media. Dari pengalaman ini, perusahaan dapat menilai media yang paling efektif dalam penyampaian pesan. Jika ternyata media yang termahal lebih efektif dibandingkan media yang murah tentu saja perusahaan akan memilih media yang mahal. Semakin efektif suatu media dalam menyampaikan iklan, maka media tersebut akan dipilih oleh produsen. Pada intinya, masing2 media mempunyai kelebihan dan kelemahan dalam penyampaian pesan.

Banyak Iklan Kesehatan Menyesatkan

Jakarta,Banyak iklan produk kesehatan menyesatkan dan tidak mendidik. Kondisi ini merugikan masyarakat selaku konsumen. Untuk itu, pemerintah harus segera menertibkan promosi produk kesehatan yang menyesatkan itu.
”Saat ini banyak iklan produk kesehatan seperti obat-obatan yang tidak edukatif. Hanya mempromosikan bahwa produk yang diiklankan bisa menyembuhkan masalah kesehatan seketika,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Huzna Zahir, Rabu (3/12) di Jakarta.
Padahal, dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen disebutkan materi iklan harus jelas, benar, dan jujur. Pada iklan obat, pengiklan harus mencantumkan informasi apa penyebab timbulnya keluhan, dan tidak boleh menjadikan tenaga kesehatan sebagai model iklan.
Ketua Kompartemen Umum dan Humas Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Robert Imam Soetedja, dalam seminar yang diprakarsai Ikatan Rumah Sakit Jakarta Metropolitan, juga menyayangkan maraknya iklan kesehatan seperti obat dan layanan kesehatan yang menyesatkan.
Sebagai contoh, iklan sebuah merek obat mengklaim dapat mengatasi sesak napas. Iklan itu tidak menyebutkan kondisi seperti apa yang bisa diatasi dengan obat itu. ”Padahal, sesak napas bisa terjadi pada penderita asma maupun penyakit jantung. Kalau terkena jantung, minum obat itu berapa pun banyaknya tidak akan mempan,” kata Robert.
Untuk itu, pemerintah harus menertibkan berbagai iklan yang menyesatkan itu. Selain menghentikan penayangan iklan tersebut, pemerintah juga bisa mengeluarkan peringatan atau sanksi lain bagi pengiklan. ”Selain pedoman etik yang jelas, perlu ada satu pedoman yang bersifat self regulating,” kata Robert.
Rumah sakit
Promosi rumah sakit saat ini masih dirasakan tabu. Padahal, Indonesia sudah dijadikan ajang promosi bagi rumah sakit dari negara lain. ”Setiap rumah sakit dari luar negeri bebas berpromosi di Indonesia tanpa batasan,” ujar Robert.
Persi telah membuat etika promosi rumah sakit di Indonesia. Beberapa hal yang tak boleh dilakukan rumah sakit lokal dan luar negeri yang akan berpromosi di Indonesia di antaranya menyampaikan informasi yang belum terbukti kebenarannya, dan memuji diri sendiri seperti ”hanya satu-satunya”, atau ”yang pertama”.
Contoh corporate identity advertising 2

Corporate Identity

Di dalam marketing, Corporate Identity (CI) adalah “persona” dari suatu korporasi yang disesuaikan dengan pencapaian terhadap sasaran bisnis secara obyektif, pada umumnya seringkali dimanifestasikan melalui branding atau digunakan sebagai merek dagang.

Corporate identity dihadirkan ketika suatu perusahaan/organisasi atau kelompok kepemilikan suatu perusahaan/organisasi berusaha secara bersama membangun filosofi perusahaan/organisasi tersebut.

Secara riil Corporate identity dapat diwujudkan berupa kultur organisasi/perusahaan atau kepribadian dari organisasi/perusahaan tersebut. Pada intinya, bertujuan agar masyarakat mengetahui, mengenal, merasakan dan memahami filosofi-filosofi perusahaan/organisasi tersebut. (Balmer, 1995).

Corporate Identity terdiri dari tiga bagian yang digunakan dalam bermacam cakupan:

  • Corporate Visual (logo, uniform dsb)

  • Corporate Communication (iklan, public relations, informasi dsb)

  • Corporate Behavior (nilai-nilai internal, norma-norma dsb)

Pemahaman Sosial

“Corporate Identity” juga muncul sebagai suatu bentuk pemahaman sosial dalam masyarakat. Di dalam masyarakat yang besar seperti negara misalnya, suatu golongan yang berskala minoritas cenderung untuk berusaha keras dalam mengembangkan memperkenalkan “corporate identity” di manapun mereka berada. “Corporate Identity” menjadi suatu ikatan/bon yang khusus pada setiap pelaku atau anggota golongan tersebut sekalipun mereka belum pernah bertemu sebelumnya. Ikatan/bon ini dibangun secara umum atas dasar pengalaman yang serupa, diskriminasi yang serupa, mempunyai nilai-nilai budaya yang serupa, pembatasan yang ekonomi, dan lain lain.

Religious Symbol

Simbol Religius

Di Amerika Serikat, sebagai contoh, para orang Arab atau keluarga Yahudi, Negro, Hispanic, Kaum Homoseksual, dan orang-orang yang tidak memeluk agama Kristen serta banyak minoritas-minoritas lainnya, masing-masing mempunyai suatu pengertian atau pemahaman yang diwujudkan dalam “Corporate Identity”. Di dalam kelompok tertentu akan selalu muncul perasaan “Kita harus hati-hati terhadap satu sama lain” dan “Aku mempunyai suatu kewajiban tidak hanya untuk berhasil, tetapi membantu orang lain dari kelompok ku.”

Sudut Pandang Organisasi

Pada monograph didalam Chinese Corporate Identity (Routledge, 2005), Peter Peverelli, mengusulkan suatu definisi yang baru tentang Corporate Identity, yang didasarkan dengan teori organisasi secara umum yang pernah ditampilkan pada awal-awal pekerjaan Peverelli (2000). Berikut definisi Corporate Identity sebagai hasil interaksi sosial:

  • Corporate identity adalah cara atau usaha para “aktor korporasi” (aktor korporasi adalah istilah yang digunakan bagi yang merasa diri mereka bertindak atas nama perusahaan/golongan) untuk menampilkan perusahaan/golongan agar mereka bisa dipertimbangkan di dalam interaksi sosial yang berkelanjutan dengan para aktor yang lain dalam konteks yang spesifik. Hal itu meliputi persamaan persepsi tentang realitas, ways-to-do-things, perilaku lain yang terkait, dll.

  • Di dalam prosesnya para aktor korporasi menjadikan Corporate identity memiliki arti penting yang sama pentingnya dengan yang lain, kapital perusahaan misalnya. Corporate identity juga meliputi perusahaan/golongan itu sendiri sebagi sebuah kumpulan atau serikat para aktor korporasi yang saling berkaitan satu dengan lainnya dan tak terpisahkan.

  • Aktor korporasi dapat membangun suatu identitas yang berbeda dalam kontek yang berbeda pula.

Contoh Corporate Identity Advertising

Corporate Visual Identity System

Corporate Visual Identity Systems (CVIS) digunakan untuk mengkomunikasikan keberadaan sebuah korporasi, organisasi, institusi ataupun golongan. Dengan menggunakan nama, lambang, tipografi, warna dan semboyan (tagline/slogan). Corporate Visual Identity Systems (CVIS) diolah tidak hanya berupa sebuah identitas abstrak belaka, namun juga diapalikasikan menjadi identitas visual mulai dari stationary office hingga aktiva tetap seperti bangunan, sarana angkut bahkan ke pernak-pernik pendukung promosi seperti merchandise.

Aplikasi CVIS

Lebih jauh Corporate Visual Identity Systems (CVIS) akan berkaitan dengan segala aspek pasar seperti: produk, harga, tempat, promosi, audience, segmentasi pasar, bukti fisik dan proses industri. Dalam sebuah literatur managerial menyatakan bahwa perusahaan yang memiliki standardisasi Corporate Visual Identity Systems lebih mampu mengantisipasi kesulitan-kesulitan komunikasi terhadap keragaman publik dan biasanya dapat mengambil keuntungan diawal dalam sebuah sistem pasar.

Corporate Visual Identity Systems (CVIS) mendapatkan peran yang signifikan didalam mencapai tujuan-tujuan organisasi, baik secara internal maupun eksternal stakeholder. Pada garis besarnya, suatu Corporate Visual Identity Systems (CVIS) menyatakan nilai-nilai organisasi/institusi/golongan mengenai ambisi-nya, bisnis-nya, dan karakteristik nya. Empat fungsi dari Corporate Visual Identity Systems (CVIS) dapat dilihat dan dibedakan sebagaimana berikut dengan tiga diantaranya lebih diarahkan pada pihak eksternal stakeholder:

  • A corporate visual identity provides an organisation with visibility and ‘recognisability’ (Balmer and Gray, 2000; Dowling, 1993; Du Gay, 2000). Fungsi yang bertujuan agar publik mengetahui keberadaan organisasi tersebut dan paham terhadap core bisnisnya secara tepat.

  • A corporate visual identity symbolises an organisation for external stakeholders, and, hence, contributes to its image and reputation (Schultz, Hatch and Larsen, 2000). Van den Bosch, De Jong and Elving (2005). Fungsi yang mengkaitkan antara reputasi dan identitas dan disimpulkan bahwa corporate visual identity memiliki peran yang mendukung didalam menciptakan reputasi. Fungsi dimana corporate visual identity mencerminkan struktur dari suatu organisasi kepada eksternal stakeholdernya, proses visualisasi corporate identity lekat hubunganya seperti halnya hubungan antara divisi atau unit.

  • Olins (1989) adalah orang yang terkenal dengan pola ’struktur identitas perusahaan’ dalam memandang corporate visual identity, struktur tersebut terdiri dari tiga konsep: “Monolithic brands for companies which have a single brand, Branded identity in which different brands are developed for parts of the organization or for different product lines, Endorsed identity with different brands which are (visually) connected to each other”. Namun konsep yang diperkenalkan oleh Olins lebih sering diperkenalkan seperti struktur identitas perusahaan ketimbang sebagai corporate visual identity dan hanya menyediakan satu indikasi dari presentasi visual pada organisasi tanpa pernah mengurainya sebagai sebuah struktur identitas.

  • A fourth, internal function of corporate visual identity relates to employees’ identification with the organisation as a whole and/or the specific departments they work for (depending on the corporate visual strategy in this respect). Identification appears to be crucial for employees (Bromley, 2001; Dutton, Dukerich and Harquail, 1994; Kiriakidou and Millward, 2000). Fungsi internal dari corporate visual identity adalah berhubungan langsung dengan identifikasi organisasi secara keseluruhan, corporate visual identity berperan penting sebagai sesuatu yang simbolis didalam menciptakan identifikasi seperti tersebut.

Corporate Visual Identity Management

Corporate visual identity management involves the planned maintenance, assessment and development of a corporate visual identity as well as associated tools and support, anticipating developments both inside and outside the organization, and engaging employees in applying it, with the objective of contributing to employees’ identification with and appreciation of the organization as well as recognition and appreciation among external stakeholders (Van den Bosch, 2005).

Perhatian khusus biasanya akan diberikan kepada corporate visual identity pada waktu sebuah perusahaan mengalami perubahan. Bagi perusahaan secara umum corporate visual identity akan menjadi “wajah baru”. Namun, bagaimanapun, corporate identity membutuhkan pengaturan secara structural basic dalam sebuah perusahaan. Usaha untuk mengatur corporate visual identity akan membutuhkan banyak upaya dan konsistensi yang lebih. Maka dari itu Manajemen Corporate Visual Identity harus meliputi aspek structural strategis dan budaya perusahaan secara menyeluruh.

Rabu, 26 November 2008

TUGAS PRODUK PROFIL


Profil Produk ISOLAT PROTEIN TINGGI IMMONUCAL

Kehidupan Dunia ModernDalam kehidupan dunia Modern saat ini, tubuh kita mendapatkan serangan-serangan yang sering tidak kita sadari dapat membahayakan kesehatan tubuh. Polusi, limbah, pestisida dan pemanasan global yang sedang terjadi, menyebabkan bertumbuhnya mikroba-mikroba, baik dari segi jumlah maupun jenisnya. Penipisan ozon juga menyebabkan adanya radiasi sinar ultraviolet ke permukaan Bumi. Untuk melindungi diri dari serangan yang datang membombardir itu, kita membutuhkan sistem pertahanan tubuh yang lebih handal. Kita membutuhkan makanan yang secara alami dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita tanpa menimbulkan efek samping.
Apa Itu Immunocal?


Immunocal adalah isolate protein serum susu yang telah dipatenkan. Manfaatnya serupa dengan air susu ibu (ASI), yang telah diketahui efeknya sangat baik terhadap immune system (sistem kekebalan).Immunocal membantu tubuh untuk mempertahankan konsentrasi Glutation yang optimal, sebuah komponen yang sangat berperan penting pada immune system, bersifat antioksidan, penetralisir toxin (zat racun) dan peningkat kekebalan.Immunocal adalah protein (dalam bentuk bubuk 10 gram) yang diambil dari 5 liter susu sapi segar, mengandung Whey Protein Concentrate (WPC), sebagai sumber yang kaya akan zat pendahulu glutation, terutama cystine. Kandungan lemak dan laktosenya kurang dari 1%, menjadikannya sesuai bagi semua orang, bahkan yang sensitif dengan laktose sekalipun. Aman, tidak menimbulkan efek samping, bisa dikonsumsi oleh siapa saja, bahkan balita sekalipun.
Lebih dari seabad yang lalu telah diketahui suatu zat di dalam tubuh yang bernama Glutation, tetapi apa fungsi sebenarnya masih menjadi sebuah misteri. Sampai akhirnya setelah dilakukan penelitian selama sepuluh tahun oleh Prof. Gustavo Buonous, barulah terungkap bahwa Glutation merupakan suatu senyawa yang mempunyai peranan sangat penting untuk kesehatan.
Immunocal Bermanfaat Bagi Kesehatan
Dr.Gustavo beserta tim medis Mc Gill University, Montreal, Kanada menyelidiki pengaruh protein terhadap sistem kekebalan tubuh manusia. Riset ini menyimpulkan bahwa serum susu terkonsentrasi [Whey Protein Concentrate – WPC] mengandung banyak cystine, serum albumin, alfa lactalbumin dan lactoferrin. Protein ini merupakan komponen penting dalam meningkatkan jumlah glutathion [GSH]. Glutathion merupakan zat yang secara alami sudah ada diseluruh tubuh sejak kita lahir. Glutathion yang banyak terdapat pada organ-organ penting tubuh misalnya pada liver, paru-paru, ginjal, jantung, otak dan lambung, berguna sekali untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Riset yang mendapat perhatian luar biasa ini berhasil mendapatkan hak paten atas pembuatan Immunocal.
Mengapa Immunocal Luar Biasa?
Immunocal mempunyai manfaat kesehatan yang luar biasa dibanding makanan kesehatan yang lain karena :
1. Didukung Penelitian dan Uji KlinisDr. Gustavo dan tim medisnya telah melakukan penelitian lebih dari 20 tahun di berbagai negara antar lain ; Kanada, USA, Jerman, Jepang dan Arab Saudi. Hasil Penelitian yang luar biasa ini telah diulas di berbagai jurnal medis internasional seperti ; Anti Cancer Research, The Lancet, Biochemical Pharmacology, British Medical Journal, dan sebagainya.
2. WPC Sebagai Isolat Protein Serum pada ASI
Melalui proses teknologi modern yang dipatenkan maka dari 5 liter susu sapi segar dapat dihasilkan 10 gram WPC [Whey Protein Concentrate] yang dapat dipandang sebagai isolat protein serum pada ASI [Air Susu Ibu]. Di Amerika Serikat, Immunocal dipasarkan dengan nama Human Milk Serum [HMS]
ASI telah diketahui mempunyai khasiat yang luar biasa pada daya tahan tubuh manusia. Kelompok remaja yang semasa bayi tidak atau hanya diberi sedikit ASI lebih tinggi resikonya terkena kanker dibanding dengan kelompok yang diberikan ASI dalam waktu yang cukup lama.Karena mempunyai manfaat yang hampir sebanding dengan ASI maka Immunocal juga disebut sebagai Human Milk Serum [HMS].
3. Bekerja di Dalam dan di Luar Sel [Intra dan Ekstra Selular]
Immunocal merupakan sumber konsentrat cysteine-senyawa yang dapat masuk kedalam sel di seluruh tubuh. Didalam sel, cysteine terurai menjadi dua molekul cysteine yang kemudian menjadi glutathion.Proses Pembentukan Glutathion dalam sel :
A. 1. Glutathion mencegah rantai DNA/RNA dari penguraian
2. Bila ada radikal bebas. Maka ini diikat oleh glutathion. Radikal bebas dibuat tidak berdaya dan dikeluarkan dari tubuh
B. Glutathion bereaksi dengan zat-zat tubuh [racun] dan radikal bebas dalam plasma sel.
4. Mempunyai Fungsi yang Lengkap
Glutathion [Immunocal] mempunyai fungsi sebagai ;

a. Anti Oksidan [Pemangsa Radikal Bebas]Radikal bebas merupakan molekul/atom yang terjadi dalam sistem metabolik yang disebabkan oleh polusi, radiasi, asap rokok dan mobil, sel rusak, pencemaran, olah raga berat, dsb. Semua manusia dari janin sampai lanjut usia tidak dapat terhindar dari radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan proses penuaan dan berbagai penyakit. Glutathion disebut sebagai master anti oksidan sel karena ia mengatur kerja anti oksidan lainnya. Sebagai contoh, ketika vitamin C dan E mengambil radikal bebas, mereka harus memberikannya kepada glutathion, untuk kemudian kembali mengambil yang lainnya. Glutathion menetralkan radikal bebas tersebut dan dibuang melalui urine.
b. DetoksifikasiGlutathion menetralkan racun didalam tubuh. Racun yang masuk didalam tubuh seperti pestisida, pewarna makanan, dsb, diikat [konjugasi] atau diuraikan [Oksidasi] oleh glutathion dan kemudian dibuang melalui urine. Seperti kita ketahui bahwa “dapur” dari tubuh kita adalah hati. Glutathion terdapat paling banyak dalam sel-sel hati. Semua zat-zat yang diolah [metabolisme] oleh tubuh kita harus melalui hati. Sel-sel hati mempunyai tugas untuk mendetoksifikasi dan mengikatkan diri dengan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Untuk melakukan semua itu, sel-sel hati membutuhkan glutathion.
c ImmunitasGlutathion meningkatkan sistem kekebalan tubuh/daya tahan tubuh melalui dua cara selular dan humoral.Selular : Yaitu dengan cara mempertahankan jumlah glutathion di dalam limfosit [sel darah putih]. T-cell mempunyai tugas penting mengenal antigen [bakteri, virus, toksin, radikal bebas, polusi] yang masuk dan memberi isyarat kepada sel-sel lain agar membunuhnya serta membentuk antibodi. Adanya serangan antigen menyebabkan jumlah glutathion berkurang sehingga kita perlu pasokan Immunocal.

Humoral : Setelah mendapat isyarat dari T-cell maka B-cell akan membentuk immunoglobulins sebagai antibodi sehingga kekebalan tubuh bekerja lebih efisien.
5. Tidak Ada Produk Sebanding Immunocal di Pasaran
Proses pembuatan Immunocal sudah dipatenkan di Kanada, USA, Australia, Arab Saudi, Korea, Jepang, Afrika Selatan dan dalam proses paten di seluruh dunia. Kerena itu tidak akan ada perusahaan lain yang dapat memproduksi produk yang sama dan mempunyai manfaat yang sebanding dengan Immunocal.
Glutathion [Immunocal] pada Lansia
Dalam ilmu pengetahuan telah dibuktikan bahwa dengan bertambahnya umur maka sistem kekebalan tubuh kurang bekerja dengan baik. Oleh karena itu mereka yang sudah lanjut usianya mudah terserang penyakit. Pada orang tua biasanya terdapat defisiensi dari glutathion yang terjadi didalam hampir semua jaringan tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang lanjut usia dengan konsentrasi glutathion tinggi pada umumnya lebih sehat secara fisik, psikologik dan sosiologik. Dengan meminum Immunocal, penyakit-penyakit yang mengancam orang lanjut usia dapat dicegah dan kondisi kesehatan dapat diperbaiki dan ditingkatkan.
Akibat Turunnya Glutathion pada Lansia

* Kesehatan optimal tidak tercapai
* Daya tahan tubuh mengurang
* Otot-otot kaku
* Timbul penyakit degeneratif
* Mudah terserang penyakit
* Kulit keriput
* Bercak-bercak penuaan

Kegunaan Immunocal bagi Penyakit dan KesehatanImmunocal bukan obat tetapi nutrisi tambahan. Perlu diperhatikan bahwa obat yang diberikan dokter tetap harus dikonsumsi. Uji klinis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa immunocal berguna untuk membantu meningkatkan kesehatan dari penderita Penyakit Kanker, Penyakit Liver [Hepatitis A, B, C, dan kanker hati] HIV/AIDS, Bronchitis Kronis, Asthma, Tukak Lambung/Maag, Stress, Katarak, Penyakit Infeksi, Psoriasis, Sindroma Kelelahan Kronis, penyakit karena usia tua [Jantung, Stroke, Alzheimer/Pikun, Parkinson, Reumatik, Diabetes Mellitus, Darah Tinggi, dan sebagainya] dan masih banyak berbagai penyakit lain yang masih dalam tahap uji klinis.

* Simpanlah Immunocal pada tempat yang sejuk dan kering
* Bagi yang terkena gangguan kesehatan, konsumsilah Immunocal minimal 1 sachet sehari. Untuk mememlihara kesehatan (tidak ada gangguan kesehatan) bisa meminumnya setiap 2 hari 1 sachet.
* Perlu diingat untuk mencegah agar WHEY tidak terurai sehingga manfaatnya jadi berkurang maka :

* Jangan melarutkan Immunocal pada air panas atau terlalu dingin
* Jangan membiarkan Immunocal dalam larutan lebih dari 1 jam
* Jangan mencampur Immunocal dalam blender

* Campurkan 1 sachet Immunocal dengan 150-200 ml air masak ke dalam gelas atau tempat yang ada tutupnya. Kocoklah gelas tersebut (2-3 menit). Biarkan beberapa saat supaya buih/busa yang timbul menjadi berkurang. Immunocal siap untuk diminum.
* Jika Anda merasa kurang nyaman dengan busanya, biarkan busa mengendap terlebih dahulu atau pindahkan larutannya ke dalam gelas lain.
* Buih yang tersisa dapat digunakan sebagai masker-Cysteine yang terkandung dalam Immunocal mempunyai andil 25% dalam pembentukan Collagen. Dapat juga dioleskan pada luka untuk mempercepat penyembuhannya, terutama pada penderita diabetes.
* Begitu sachet Immunocal telah terbuka, maka dalam 1 jam harus sudah dikonsumsi.
* Immunocal bekerja optimal saat tubuh dalam keadaan rest. Karena itu sebaiknya dikonsumsi tepat menjelang tidur.

Penjelasan :

1. Pesan Persuasif :

disini telah di sampaikan/di jabarkan beberapa hal tentang IMMUNOCAL tentu saja hal tersebut amatlah baik bagi para pengkonsumsi karena produk ISOLAT PROTEIN IMMUNOCAL banyak memberikan manfaat dan fungsi yang sangat penting bagi kekebalan tubuh kita.disini dapat kita buktikan dari hasil riset Dr.gustavo beserta tim medis Mc Gill University, Montreal, Kanada bahwa serum susu terkonsentrasi [Whey Protein Concentrate – WPC] mengandung banyak cystine, serum albumin, alfa lactalbumin dan lactoferrin. Protein ini merupakan komponen penting dalam meningkatkan jumlah glutathion [GSH]. Glutathion merupakan zat yang secara alami sudah ada diseluruh tubuh sejak kita lahir. Glutathion yang banyak terdapat pada organ-organ penting tubuh misalnya pada liver, paru-paru, ginjal, jantung, otak dan lambung, berguna sekali untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

untuk itu kita sebaiknya mencoba produk ISOLAT PROTEIN TINGGI IMMUNOCAL karena telah banyak menghasilkan manfaat yg lebih kepada si pengkonsumsi.

2. PESAN PUBLIC RELATIONS (PR)

Telah di simpulkan di atas bahwa produk ISOLAT PROTEIN IMMMUNOCAL banyak memberikan respon positif bagi masyarakat dan terutama para pengkonsumsi karna banyak sekali manfaat yang telah di buktikan dari produk tersebut bahwa immunocal berguna untuk membantu meningkatkan kesehatan dari penderita Penyakit Kanker, Penyakit Liver [Hepatitis A, B, C, dan kanker hati] HIV/AIDS, Bronchitis Kronis, Asthma, Tukak Lambung/Maag, Stress, Katarak, Penyakit Infeksi, Psoriasis, Sindroma Kelelahan Kronis, penyakit karena usia tua [Jantung, Stroke, Alzheimer/Pikun, Parkinson, Reumatik, Diabetes Mellitus, Darah Tinggi, dan sebagainya] dan masih banyak berbagai penyakit lain yang masih dalam tahap uji klinis.

TUGAS OPINI PUBLIC

TUGAS OPINI PUBLIC

Public Opinion Sebagai Wujud Ekspresi Pendapat Masyarakat
Oleh: Dra Mazdalifah MSi

Public Opinion mengandung banyak makna dalam bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan karena secara etimologis kata public memiliki berbagai makna, seperti: umum, terbuka atau masyarakat.

Banyaknya makna ini tentu saja akan memberikan makna yang berbeda terhadap penggunaan kata public tersebut. Namun dalam tulisan ini penulis sepakat untuk memberikan makna kata public sebagai "umum".

Public opinion atau yang lebih dikenal dengan pendapat umum merupakan bentuk atau wujud dari ekspresi pendapat masyarakat tentang satu hal. Leonard W Doob dalam Public Opinion and Propaganda (Hennessy, 1989) menyatakan bahwa public opinion mengacu pada sikap rakyat (masyarakat) tentang suatu issu. Pendapat ini menunjukkan kepada kita bahwa rakyat (masyarakat) dapat mengekspresikan pendapatnya tentang issu apa saja yang berkembang. Biasanya pendapat tersebut terdiri dari dua kubu, ada yang mendukung dan ada yang tidak mendukung alias menolak.

Hal penting yang perlu mendapat perhatian adalah bahwa pendapat masyarakat tersebut ternyata harus diekspresikan, sehingga bisa diketahui apakah masyarakat menyetujui atau menolak satu issu tersebut. Dalam kajian ilmu komunikasi mengekspresikan pendapat merupakan bagian dari proses komunikasi. Ada orang yang bertindak sebagai penyampai pesan (komunikator), penerima pesan (komunikan), pesan yang ingin disampaikan, melalui media apa pesan tersebut disampaikan, dan apa saja efek yang muncul , bisa jadi berupa perubahan pendapat, sikap dan maupun perubahan perilaku.

Masalah yang patut mendapat perhatian adalah faktor apa saja yang mendukung terciptanya public opinion yang favourable, dan merupakan ekspresi murni dari pendapat masyarakat? Bagaimana caranya pemerintah mengetahui public opinion tersebut? Pertanyaan terakhir adalah apa kegunaan pemerintah mengetahui public opinion dari masyarakatnya ?

Faktor Pendukung Public Opinion
Banyak faktor yang mendukung terciptanya public opinion yang favourable. Satu hal yang amat penting adalah sistem politik yang dianut oleh satu negara. Masing-masing negara memiliki satu sistem politik, yang dipercayai dapat mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Misalnya , negara RRC memilih untuk menerapkan sistem komunis dalam menjalankan roda negaranya. Ciri khas sistem ini adalah tidak memercayai adanya Tuhan, tidak memercayai pemikiran orang lain, tidak mengakui pernyataan hak-hak asasi manusia, dan menentang hukum dan ketertiban internasional (Sumarno AP, 1990 ) .

Sistem ini menunjukkan adanya pengaturan yang ketat terhadap aspirasi politik di luar ideologi komunis. Tentu saja pada akhirnya akan memberi dampak terhadap pembentukan public opinion. Artinya, sistem ini tidak mengakomodir bagi berkembangnya public opinion yang favourable. Ciri khas sistem komunis tersebut di atas, khususnya item dua dan tiga, secara jelas telah bertentangan dengan prinsip dasar public opinion. Ketika masyarakat mengalami kesulitan untuk mengekspresikan pendapatnya, maka public opinion tidak akan tercipta.

Negara Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa memilih untuk menerapkan sistem liberalisme dalam menjalankan kehidupan negara. Sistem ini memiliki pokok pikiran sebagai berikut, percaya terhadap Tuhan, percaya terhadap persamaan dasar semua manusia, memperlakukan pemikiran orang lain secara sama, perintah dilaksanakan dengan persetujuan yang diperintah, dan mementingkan individu (Sumarno AP, 1990). Pokok pikiran ini memberi arti bahwa sistem liberal sangat menghargai buah pikiran dan pendapat orang lain. Dengan demikian public opinion dapat berkembang dengan bebas selagi pendapat tersebut memberikan dampak yang positip terhadap tatanan kehidupan pemerintahan.

Berdasarkan kedua tipe di atas, maka jelaslah bagi kita sistem liberalisme merupakan sistem yang memungkinkan public opinion tumbuh dan berkembang dengan baik. Prinsip dasarnya yang amat menjunjung tinggi dan menghargai pendapat individu merupakan prinsip yang amat mendasar bagi tumbuh dan berkembangnya public opinion.

Dengan kata lain ada suasana demokrasi yang kental dalam aktivitas kehidupan bernegara. Pada tahap selanjutnya, public opinion dalam sistem ini akan mampu memicu demonstrasi dan aksi turun ke jalan, apabila masyarakat menemukan ketidakpuasan dalam meyelesaikan masalah. Namun jika kita menginginkan sebuah bentuk public opinion yang bertanggung jawab, hak individu yang sedemikian besarnya ini harus benar-benar digunakan untuk kemaslahatan hidup orang banyak, bukan digunakan untuk kepentingan segelintir pihak saja.

Cara Pemerintah Mengetahui Public Opinion
Banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah di satu negara untuk mengetahui public opinion , dari cara yang amat sederhana sampai kepada cara yang cukup sulit namun ilmiah. Cara sederhana adalah dengan melakukan turun langsung ke masyarakat, mengunjungi tempat-tempat, di mana masyarakat/rakyat selalu berkumpul dan berdiskusi membahas berbagai hal. Tempat seperti warung kopi, kedai, kantin bahkan sampai dengan kafe-kafe adalah sarana yang cukup efektif dan jujur untuk mengetahui bagaimana sebenarnya masyarakat menanggapi satu persoalan. Hanya saja metode ini memiliki kelemahan, yaitu membutuhkan waktu yang cukup panjang, sumber daya yang banyak, dan mungkin sumber dana cukup besar untuk melaksanakannya.

Cara yang cukup efektif dan tidak memakan waktu lama adalah dengan mencari informasi melalui media. Biasanya media tertentu, seperti suratkabar, majalah dan televisi selalu menyediakan ruang di mana pembaca maupun penontonnya dapat mengeluarkan pendapatnya. Suratkabar memiliki kolom tajuk rencana ataupun kolom editorial, di samping kolom surat pembaca yang cukup representatif untuk mengetahui apa sebenarnya yang menjadi masalah di masyarakat.

Televisi sering menampilkan acara diskusi interaktif, talk show, atau apalah namanya, yang kesemuanya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berani mengungkapkan pendapatnya.

Cara yang cukup canggih dan terukur secara ilmiah adalah dengan menyelenggarakan polling atau jajak pendapat tentang satu hal. Cara ini belakangan cukup populer, untuk menjaring aneka pendapat dari berbagai kelas masyarakat tentang satu persoalan. Hanya saja cara ini memiliki kendala yang cukup serius, yakni ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dalam mendesain polling yang masih sangat kurang. Tidak banyak orang yang paham, mengerti dan mampu menyelenggarakan polling secara ilmiah.

Kalaupun saat ini banyak lembaga yang melakukan polling, harus diwaspadai apakah hasilnya benar-benar akurat? Mendesain polling ilmiah terkait dengan beberapa aspek, misalnya aspek penarikan sampel yang tepat, penyusunan kuesioner yang tidak bias ataupun tendensius, dan metode wawancara yang tepat. Jika salah dalam menerapkan salah satu aspek tersebut, maka kita tidak bisa mengatakan bahwa polling tersebut benar-benar akurat secara ilmiah dan reperesentasi dari pendapat masyarakat.

Mengapa Public Opinion Penting bagi Pemerintah ?
Pertanyaan yang cukup mendasar di atas perlu mendapat penjelasan lebih lanjut, mengingat pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan bernegara memerlukan dukungan penuh dari masyarakat. Dukungan bagi pemerintah akan mendapatkan sambutan, jika pemerintah mau memerhatikan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat.

Cara pemerintah untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan masyarakatnya yakni dengan konsisten memantau pendapat umum (pulic opinion) dalam berbagai soalan. Seperti yang tertera pada judul tulisan ini, bahwa public opinion merupakan wujud ekspresi dari pendapat masyarakat.

Jika pemerintah mengetahui apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat, mudah-mudahan dukungan positif akan mengalir. Pembangunan akan lancar dan negara kita bisa bangkit menyamai negara tetangga. Pembangunan yang lancar akan menuju kepada kehidupan yang lebih baik.

(Penulis adalah Ketua Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi. Universitas Sumatera Utara-Medan)

Selasa, 11 November 2008

Resume PR

Resume PR

Menetapkan Objective

Public Relation (PR) memerlukan stuktur yang fleksibel, organic, responsive, dan kreatif. Selain memerlukan pendidikan dan intelektualitas, juga dibutuhkan orang yang berbakat dalam komunikasi. Untuk mementapkan kerja seorang praktisi PR dalam iklim yang organik, dibutuhkan adanya objective. Objective adalah titik spesifik yang hendak dituju. Dimasa lalu, para praktisi PR ditanah air sering menghadapi masalah karena titik yang hendak dicapai perusahaan secara menyeluruh tidak begitu jelas. Pimpinan perusahaan tidak mempunyai gambaran tang jelas dimana ia berada sekarang, dan karenanya pula ia tidak mempunyai gambaran titik mana yang secara spesifik hendak dicapai, Yang ada hanyalah aims- arah atau maksud, dibedakan dengan objective, aims adalah objective yang terlalu umum dan bersifat kualitatif.
Dengan berkembangnya konsep-konsep menajemen, belakangan ini perusahaan modern telah mampu menetapkan secara spesifik kemana perusahaannya hendak dibawa, titik spesifik ini disebut coporate goalas, ada dua macam coporate goals;
1. Offical Goals
Biasanya disebut mission, yakni maksud perusahaan didirikan, mission disebut official goals karena isinya terlampau umum dan sangat idealis, Biasanaya mission inilah yang digunakan oleh perusahaan untuk mendaftarkan perusahaanny asecara hukum.

2. Operative goals
Merupakan penjabaran yang lebih realistis atas operasi perusahaan. Ini akan mendeskripsikan hasil akhir yang spesifik dan dapat diukur, Biasanaya lebih bersifat jangka pendek. Dalam merumuskan objective, seorang praktisi PR berpegang ada objective goals, terurtama yang menyangkut overall performance. Overall performance biasanya berbicara tentang prestasi keuangan separti laba neto, harga saham per lembar, dividen per saham, return on investment, dan sebagainya.

Syarat Sebuah Objective
Objective PR dapat didefinisikan sebagai suatu pernyataan tertulis dan jelas tentang hal-hal yang mesti dicapai pada bagian PR selama kurun waktu tertentu, misalnya setahun. Dengan menggunakan ukuran tertentu yang masuk akal, dan konsisten dengan objective perusahaan secara menyeluruh (overall company objective).
Secara garis besar, untuk memperoleh pegangan yang memadai, objective public relation hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. Harus dinyatakan secara Tertulis.
Objective yang tidak tertulis umumnya sulit untuk dipertanggung jawabkan dan bersifat kualitataif (kurang spesifik). Pernyataan lisan sering menimbulkan gossip dan bisa menjatuhkan seorang manajer.
2. Harus dinyatakan secara jelas dan singkat
Jangan berikan kesempatan untuk penafsiran yang berbeda atas objective yang sama.
3. Harus spesifik pada batasan tertentu.
Batasan tertentu ( key areas) sering dirancukan dengan batasan yang lebih luas karena ketidaktahuan orang akan keterikatan pekerjaan PR.
4.Harus mencakup batasan waktu yang spesifik.
Objective jangka panjang perlu dipilah pilih menjadi satuan waktu yang lebih pendek.
5.Objective harus dapat dinytakan dalam ukuran yang terukur.
Konsep PR banyak bersifat kualitataif dan sulit ditentukan batasan ukurannya. Sikap, opini dan perilaku stakeholders umumnya dinyatakan secara kualitataif.
6. Objective PR harus konsisten dengan Objective perusahaan secara menyeluruh.
7. Objective harus dapat dijangkau, tetapi tetap memberi tempat yang menantang untuk usaha.

Objective PR dan Pemasaran
Kaitan antara keduanya diungkapkan oleh Philip kotler dan William Mindak dalam artikel yang berjudul “marketing” and public relations yang dimuat di Journal of marketing pada tahun 1978. mereka membuat pernyataan sebagai berikut “where does marketing end and public relations begin, and where does public relations end and marketing begin?”

Lima model yang menghubungkan Public relations dengan marketing sebagi berikut:
1.Terpisah tetapi fungsinya sama
Model ini mendekati model tredisional dalam pemasaran dan PR, dimana masing-masing berdiri pada sudut yang berbeda karena ilmunya berbeda.

2. Sama Fungsinya tetapi tumpang tindih
Pandangan unu berdasarkan pengamatan bahwa keduanya sama pentingnya dan terpisah, tetapi mempunyai objective yang tumpang tindih.

3. Pemasaran sebagai fungsi yang lebih dominan
Pandangan ini berdasarkan pikiran bahwa Corporate Public relations merupakan bagian dari corporate marketing.

4. Public Relations sebagai fungsi yang lebih dominan
Pandangan ini adalah sebaliknya dari pandangan diatas, yakni percaya bahwa PR-lah yang harus mengendalikan pemasaran. Masa depan perudahaan sangat tergantung pada bagaimana pandangan masyarakat terhadap perusahaan, atau bagaimana perusahaan dipandang oleh masyarakat termasuk oleh kelompok-kelompok seperti lembaga keuangan, pemegang saham, pemasok , karyawan, dan konsumen.

Tugas perusahaan adalah membangun kepercayaan dan kepuasaan kelompok public tersebut sebesar-besarnya. Kepuasaaan konsumen adalah salah satu tugas public relations yang disebut pemasaran. Kepuasan konsumen harus diimbangi dengan kepuasan kelompok stakeholders lainnya.

5. Pemasaran dan PR mempunyai fungsi yang sama
Pandangan ini berdasarkan pemikiran bahwa kedua bidang ini telah saling memasuki area ang berbeda,keduanya berbicara tentang pasar dan lingkungan pemsaran (public). Keduanta mengenal istilah segmentasi pasar pasar, perilaku konsumen, persepsi, sikap dan citra.
Dasar Penentuan Objective : Riset
Bagaimanapun juga, untuk menentukan objective pada bagianya, orang-orang PR perlu bersandar pada data riset. Para peneliti senior umumnya dkapat meyakinkan diri mereka bahwa penting sekali untuk menjauhi asumsi. Asumsi sering didasari oleh rasa, bukan fakta.

Dukungan Pimpinan Puncak
Masyarakat lebih mengenal nama PR manajer suatau perusahaan dari pada pimpinan puncaknya. Oleh karena itu dalam perumusan objective, penting bagi orang-orang PR untuk mem-PR kan gagasannya kepada tokoh kunci di dalam perusahaan. Hal yang paling penting adalah memperoleh dukungan dari pimpinan puncak dan bila perlu dari pemegang saham. Seberapa jauh perusahaan boleh tampil tanpa harus low profile perlu diketahui jauh-jauh hari.

Hubungan Antara etika dan Objective Komersial
Dikatakan bahwa PR mempunyai misi yang mulia karena PR dapat dipakai untuk tujuan komersial dan nonkomersial. PR dapat meningkatkan citra perusahaan, PR dapat mengurangi agka kemangkiran, PR dapat mengangkat moral kerja, PR dapat meningkatkan market share, PR dapat menjadikan Direktur Utama seorang menteri atau bahkan seorang wakil presiden, PR dapat mematahkan serangan pihak-pihak yang tak bersimpati. Etika dalah prinsip dan nilai moral yang mengarahkan perilaku seseorang atau kelompok orang dengan menghormati apa yang dirasa benar atau salah. Nilai-nilai etika memberi pegangan atau standar tentanga apa yang baik atau buruk dalam pengambilan keputusan.


MENGELOLA STAKEHOLDERS

Tugas PR dalam hal ini adalah membina hubungan yang baik dengan pihak-pihak tersebut melalui suatu proses komunikasi.

Stakeholders adalah setiap kelompok yang berada didalam manupun diluar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Stakeholders bisa berarti pula setipa orang yang mempertaruhkan hidupnya pada perusahaan. Penulis manejemen lain meyebutkan bahwa stakeholders terdiri atas berbagai kelompok penekan (pressure group) yang mesti dipertimbangkan perusahaan.

Interest dan kepentingan Masing-masing stakeholders

Stakehoders Kriteria Kepuasaan

1.Pemegang saham Prestasi keuangan
2.Karyawan Kepuasaan kerja, gaji, supervisi
3.Konsumen Kualitas, pelayanan, lokasi, harga
4.Kreditor Creditworthiness
5.Komunitas Kontibusi terhadap komunitas
6.Pemasok Transaksi yang memuaskan
7.Pemerintah Kepatuhan terhadap hukum




Primary Secondary

Stakeholders Internal Stakeholders Eksternal

Pemegang saham 1. Konsumen
Manajemen 2. Penyalur
Karyawan 3. Pemasok
Keluarga karyawan 4. Bank
5. Pemerintah
6. Pesaing
7. Komunitas
8. Pers


Stakeholders Internal
Stakehokders internal realatif mudah untuk dikendalikan dan pekerjaan untuk kominikasi intern bisa diserahkan kepada bagian lain seperti bagian kepergawauan, atau ,malah dirangkap oleh eksekutif puncak.

1. Pemegang saham
Pemegang saham atau pemilik perusahaan di kebanyakan Negara yang baru mulai melakukan pembangunan industrinya ternyata mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Hal ini disebabkan oleh karena masih mudanya usia perushaan dan seluruh karyawan mengidentikan pemilik sebagai pimpinan spiritual perusahaan.

Ciri-ciri perusahaan Muda


DIMENSI KETERANGAN

1. Pemeran utama Pemilik, merangkap pimpinan puncak.
2. Stuktur Informal , one-man show
3. Produk / jasa Single produk, berkembang tat tentu arah menjadi kongomerat .
4. Strategi & sasaran pertumbuhan (growth), dan survei.
5.Usia dan ukuran Umunya muda, relatif mengalah.
6. Teknologi Berasal dari luar negeri, berdasarkan lisensi.
7. Lingkungan Bervariasai ( single-kompleks)
8. Formalisasi Sedikit
9. Kontrol Clan (menggunakan cara kekeluragaan-nonbirokratis)
10. Inovasi Dilakukan oleh pemilik
11. Balas jasa Personal, paternalistik
12.Gaya menajemen puncak Individualistis, kewirausahaan.



pada perusahaan muda yang cirri-cirinya diatas, relative pekerjaan seorang praktisi PR cukup rumit , Hal itu disebabkan oleh :
1. Rasa percaya diri yang berlebihan pada pemilik.
2. Tak ada orang kedua didalam perusahaan yang berani ataupun mampu mengkoreksi tindakan/opini pemilik.
3. Campur tangan anggota keluarga yang tidak mempunyai posisi formal dalam stuktur organisasi.
4. Ketidakjelasan objective yang menjadi sasaran tugas seorang PR.
5. Organisasi bersifat informal dan kekeluargaan.

Maka, pertama-tama tugas seorang PR adalah memahami karakter pemilik berserta keluarganya dan bersamaan dengan itu menanamkan pemahaman kepadanya tentang ruang lingkup pekerjaan PR.

2. Manajer dan Top Executives.
Manajer dan top executives merupakan bagian dari khalayak sasaran PR karena ;
1. Manajer merupakan sumber berita majalah bisnis dan ekonomi. Pendapatnya sering diminta oleh pers berkaitan dengan peristiwa ekonomi makro, reaksi pesaing dalam industri dan kegiatan perusahaan itu sendiri.
2. Manajer adalah sasaran pembajakan bagi perusahaan, keberhasilan seorang manajer dalam bidangnya, kedekatannya dengan pers atau instansi pemerintah mengangkat nilai manajer tersebut dalam bursa “head hunter”.

Tugas seorang praktisi PR adalah memantau gejala-gejala ini dan memberi masukan dan rekomendasi kepada perusahaan agar peristiwa tersebut tidak menimbulkan dampak bagi;
- merosotnya moral kerja karyawan secara menyeluruh
- Hilangnya kepercayaan konsumen
- Turut campurnya pihak ketiga untuk mengambil alih perusahaan (take over) atau memasukkan orang-orang baru (intervensi)
- Merosotnya reputasi eksekutif puncak perusahaan

PR membantu perusahaan untuk menegakkan citranya melalui public relations, sumber rekomedasi dan tindakan yang diambil adalah riset,adakalanya PR dapat menggunakan media iklan untuk mengalihkan perhatian masyarakat atau menimbilkan kepercayaan.

Stakeholders Eksternal
Stakeholders eksternal adalah unsur-unsur yang berada diluar kendali perusahaan (unctrollable). Konsumen adalah Raja yang mempunyai hak untuk memilih barangnya sendiri, konsumen diperebutkan oleh banyak produsen. Pemerintah adalah penentu kebijakan, sedikit sekali produsen yang bisa membujuk produsen yang bisa membujuk pemerintah utnutk mengelurakan peraturan yang menguntungkan baginya. Penyalur menguasai jaringan distribusi. Ia hanaya mau menyalurkan barang-barang yang dikehendaki konsumen, demikian pula pemasok, ia akan mudah berpindah bila transaksinya tidak memuaskan, apalagi pers.



Kesimpulan

Stakeholders adalah kelompok-kelompok yang berada didalam maupun diluar perusahaan yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Unsur itu dibedakan atas stakeholders internal dan stakeholders eksternal. Unsur internal antara lain adalah pemegang saham, manajer/top eksekutif, karyawan , berserta keluraganya, sedangkan yang masuk dalam stakeholders eksternal anatar alain adalah konsumen, pemsok, penyalur, pesaing, konsumen, bank, pemerintah, pers dan lembaga swadaya masyarakat.

Dilain pihak seorang praktisi PR perlu mengetahui, bahwa semakin stabil lingkungan eksternal, semakin besar kemungkinan bagi perusahaan untuk membuat organisasinya mekakistik atau birokratis, Artinya perusahaan cenderung menggantungkan diri pada aturan, prosedur, dan job description yang jelas.

Seorang praktisi public relations yang berpengalaman menangani stakeholders pada perusahaan yang organic pelu mengubah sedikit gayanya bila menangani perusahaan yang mekanistik.

Rabu, 29 Oktober 2008

Produk Profile

PRODUK PROFILE
SISTEM INFORMASI GROSIR
&SWALAYAN









Sistem Informasi Swalayan merupakan (F-Swalayan) sebuah program/aplikasi untuk
perusahaan dagang retail, seperti toko swalayan, mini market dan grosir
Keistimewaan program antara lain karena praktis, mudah dipakai, lengkap, kaya fitur,
tampilan visual yang elegan, dan dibuat dengan salah satu software pengembangan
aplikasi ternama dari Microsoft, yaitu Visual Basic 6.0, dengan database MS.Sql Server
Kelengkapan fasilitas program juga ditunjang oleh utilitas perawatan data, backup,
archive, ekspor-impor, dan penerapan sistem keamanan tingkat pemakai (user-level
security system) dan juga dukungan support & garansi selama 3 Bulan
Dalam aplikasi ini antara modul dan sub modul sudah terintegrasi, sehingga setiap
pelaporan dan data transaksi dapat dilihat secara real time, tanpa harus menunggu
proses akhir hari (EOD), detail dari modul, sub modul dan report aplikasi terlampir :
Modul, Sub Modul & Report Aplikasi :
I. Profile Swalayan
II. Master
- Master Supplier
- Master Pelanggan
- Master Data Staff
- Master Shift
- Master Saldo Awal Kasir
Sistem Informasi Swalayan (F-Swalayan) 2
III. Stock
- Master Kategori Barang
- Master Sub Kategori Barang
- Master Item Barang (Support sampai 4 Satuan untuk konversi)
- Stock Opname
- Verifikasi Stock Opname
- Stock Keluar untuk produk rusak
- Warning Minimum Stock
- Cetak Label Barcode
- Cetak Price Tag
IV. Pembelian
- Purchase Order
- Receiving Produk
- Retur Pembelian
V. Penjualan
- Point of Sale (POS)
- Pembatalan transaksi
- Transaksi Diskon
- Transaksi Void
- Retur Penjualan
- Reprint Faktur
- Support transaksi dengan 2 kali pembayaran
- Support Barcode Scanner, Customer Display, Cash Register & Mini
Printer
- Support pembayaran menggunakan Cash, Kartu Kredit & Debit Card
- Entry Label Promosi untuk Struk
VI. Keuangan
- Kode Transaksi
- Transaksi Cash In dan Cash Out
- Kartu Hutang
- Pembayaran Hutang
Tampilan Utama
VII. Laporan
- Laporan
Tampilan Utama
- Laporan Receiving
- Laporan Penjualan
- Laporan Pendapatan Kasir
- Laporan Stock
- Laporan Stock Minimum
- Laporan Stock Keluar
- Laporan Stock Opname
- Laporan Penjualan Terlaris
- Laporan Retur Pembelian
- Laporan Data Pelanggan
- Laporan Data Supplier
- Laporan Kartu Hutang
- Laporan Pembayaran Hutang
Sistem Informasi Swalayan (F-Swalayan) 3
- Laporan Cash In & Cash Out
- Laporan Rugi/Laba Standard
VIII. Tools
- Backup Database
- Restore Database
- User Management
- Manual Guide





CONTOH APLIKASI




















































UNTUK INFORMASI DETAIL
SISTEM INFORMASI SWALAYAN (F-SWALAYAN)
HUBUNGI : PT FTF GLOBALINDO ATAU KOMPUTER KASIR DOT COM
JL. GATOT KACA NO.2 – HARJAMUKTI – CIBUBUR
TELP : 021-8731427 & 021-98520994
E-MAIL : INFO@FTFSERVICES.BIZ
WEBSITE : WWW.FTFSERVICES.BIZ

Press Release Part II

INDOSAT KEMBALI GELAR MUDIK BARENG 2008


Jakarta, 28 September 2008 – Melanjutkan program Mudik Bareng Indosat 2008 yang sebelumnya telah dilaksanakan dengan menggunakan kereta api pada tanggal 26 September 2008 lalu, Indosat kembali memberangkatkan peserta mudik dalam program Mudik Bareng Indosat 2008 dengan menggunakan bus dan motor bagi anggota FMC (Frontliners Matrix, Mentari, IM3 dan StarOne) dan IOC (Indosat Outlet Community) serta pelanggan Indosat.

“Sesuai komitmen untuk untuk mewujudkan apresiasi bagi FMC dan IOC serta pelanggan Indosat, kami mengadakan kegiatan mudik dengan penambahan jalur mudik melalui darat yaitu dengan kereta api, bus dan sepeda motor, bagi para anggota FMC yang merupakan ujung tombak penjualan produk seluler Indosat. Tahun ini kami bahkan menyelenggarakan program mudik dengan menggunakan motor”. demikian disampaikan Fadzri Sentosa, Direktur Jabotabek dan Corporate Sales Indosat.

Program mudik dengan menggunakan bus bagi komunitas FMC, IOC dan pelanggan ini memiliki berbagai kota tujuan di Pulau Jawa. Dengan menggunakan bus yang berjumlah 16 buah, anggota FMC dan IOC yang ikut dalam program ini adalah 300 orang dan masing-masing membawa pendamping 1 orang sehingga total peserta mudik bareng Indosat menggunakan bus adalah 600 orang.

Indosat juga menyediakan layanan mudik bareng menggunakan motor bagi anggota FMC, IOC dan pelanggan. Jumlah peserta yang ikut mudik menggunakan motor adalah 500 orang dimana masing-masing peserta berhak membawa pendamping 1 orang sehingga total peserta adalah 1000 orang.

Masing-masing peserta (anggota FMC/IOC) akan mendapatkan uang saku Rp. 100.000,-, ID Card, Kaos dan Tas untuk peserta dan pendamping mudik menggunakan bus, serta helm dan jaket untuk peserta mudik menggunakan motor.

Pada saat yang bersamaan Indosat juga menggelar acara Penandatanganan Kerjasama antara Indosat dan perusahaan-perusahaan sponsor program Mudik Punya Indosat 2008. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah Mustika Ratu, Ponsel Philips, Teh Botol Sosro, Keffy Lemon, Richeese, Nabati Siip, permen Kopiko dan Panadol.

Tentang Indosat
Indosat adalah penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonesia yang memberikan layanan jasa selular (Mentari, Matrix dan IM3), jasa telekomunikasi tetap atau jasa suara tetap (seperti jasa SLI yaitu SLI 001, SLI 008 dan FlatCall 01016, jasa fixed wireless yaitu StarOne dan Indosat Phone). Indosat juga penyelenggara jasa data tetap (MIDI) bersama-sama dengan anak perusahaannya yaitu, Indosat Mega Media (IM2) dan Lintasarta. Indosat juga menjadi pelopor penyedia layanan seluler 3.5 G dengan teknologi HSDPA untuk pascabayar maupun prabayar. Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:ISAT) dan saham dalam bentuk American Depositary Shares tercatat di Bursa Efek New York (NYSE:IIT).

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi :
Public Relations Division
Telp: 62-21-3869625
Fax: 62-21-3812617
E-mail: publicrelations@indosat.com
Website: www.indosat.com

Advertorial part II

Contoh Advertorial

PERS DAN KEMISKINAN

Bagi mereka yang ikut merayakan Hari Pers Nasional (9 Februari,
aslinya hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia 1946), tema yang
dipilih tahun ini adalah "Mewujudkan Pers Independen yang Berkualitas
untuk Memperjuangkan Kesejahteraan Bangsa".

Tema ini luar biasa. Ia bahkan bisa terbagi menjadi tiga tema besar.
Sudahkah pers di Indonesia "independen"? Telah berkualitaskah pers
kita? Betulkah pers kita telah memperjuangkan kesejahteraan bangsa?

Bagi ilmuwan yang senantiasa berfokus pada kaum terpinggirkan, tema
ketiga adalah puncak pencapaian pers. Untuk apa membanggakan "pers
independen"; apa hebatnya "pers berkualitas" jika ia tidak pernah
sungguh-sungguh memperjuangkan kesejahteraan bangsa?

Berbicara tentang rakyat miskin, Shipler, pemenang Pulitzer, yang
telah bekerja untuk New York Times 1966 sampai 1988, menyampaikan
rasa pesimisnya pada Columbia Journalism Review (Nov/Des 2005) di
bawah judul "Monkey See, Monkey Do". Artikel ini mencoba menyumbang
beberapa poin yang mungkin bisa menjadi sisi-sisi lain dari apa yang
sedang dibahas insan pers Indonesia pada HPN dengan memerhatikan
kegundahan Shipler dan berbagai hasil riset atau literatur lain.

Kebebasan siapa

Ada lima alasan bagaimana pers secara tidak sengaja bisa (antara lain
karena rutinitas) ikut dalam proses pemiskinan.

Pertama, tak banyak jurnalis yang berpikir, kebebasan pers sejatinya
bukan hanya kebebasan bagi insan pers untuk menulis atau menyiarkan.
Ia adalah juga kebebasan publik untuk menyuarakan pendapat! Jika
kebebasan dipahami relatif secara sepihak oleh insan pers, yang
selalu akan terbentuk adalah agenda media, bukan agenda publik (meski
batasannya selalu bisa diperdebatkan).

Kedua, media kita dalam masa transisi masih relatif terseret pusaran
market-driven press. Akibatnya pers amat tergantung pada "apa yang
disenangi pasar". Ia tidak sungguh-sungguh tampil sebagai issue-
driven press. Pers tidak konsisten memperjuangkan suatu isu sampai ia
memadai atau tuntas ditanggapi oleh pihak yang relevan dan
bertanggung jawab. Banjir besar Jakarta adalah salah satu contoh
nyata. Semua tahu ada peluang siklus lima tahunan. Namun, pers mana
yang mau terus nyinyir mengingatkan bahwa perhatian pemerintah pusat
dan pemerintah daerah amat belum memadai untuk mengantisipasinya?
Pers baru ramai lagi ketika banjir menghantam Jakarta, atau
ketika "rumah pers" sendiri diserbu banjir!

Ketiga, pers kita kadang terlihat belum mempunyai sebuah pemihakan
ideologis (jika tidak mau menyebutnya "idealisme") kepada apa yang
diyakini. Contohnya, dalam pilkada, media relatif tak pikir panjang
menerima semua iklan dari kandidat yang menghamburkan uang (dianggap
rezeki musiman), juga relatif tidak ngotot memperbaiki sistem pilkada
yang jelas terlihat mengarah ke politik kampanye dan politik uang
yang membahayakan demokrasi! Padahal media tahu, semakin banyak
kandidat menghamburkan uang beriklan di media, semakin besar setoran
yang akan dikejarnya jika terpilih dan semakin dekat ia pada kolusi,
korupsi dan nepotisme dengan uangnya sendiri atau para penyumbangnya!
Menolak iklan kandidat yang terindikasi korup sekali pun, atau
menolak kerja sama halaman-halaman dengan pemda yang cenderung
bersifat advertorial, adalah sesuatu yang "terlalu mewah" bagi
sebagian besar pers kita.

Alat pemiskin

Keempat, pemilik pers (bukan cuma di Indonesia) tampaknya sulit
berempati dengan kemiskinan meski dalam banyak biografi sebagian dari
mereka bangga menapak jalan sukses berangkat dari kemiskinan. Mereka
yang berlatar belakang saudagar kaya tentu lebih sulit lagi
memahaminya. Mungkin diperlukan semacam P4 (Pedoman Pengamatan dan
Penghayatan Perasaan orang miskin) bagi pemilik media meski ada juga
di antaranya yang memiliki kepedulian yang tulus.

Kelima, kondisi rating saat ini adalah alat yang secara tak langsung
memiskinkan penampilan pers. Sebab, utamanya, rating di Indonesia
tidak memiliki badan audit! Kejadian yang sama pernah menimpa Amerika
Serikat, 44 tahun lalu. Saat itu DPR AS menjadi amat skeptis terhadap
metodologi rating serta melaksanakan berbagai dengar-pendapat untuk
menyelidiki prosedurnya! Hasilnya, terbentuk the Electronic Media
Rating Council (EMRC) yang secara teratur mengontrol apakah performa
perusahaan rating sesuai dengan standar yang mereka tetapkan.

Audit terhadap rating akan memastikan klaim-klaim kebenaran selama
ini. Jika tidak, karya insan pers, terutama jurnalis TV, jarang masuk
ke jam-jam utama. Berpacu di jalur infotainment lebih terlihat
sebagai tempat persembunyian sementara yang mungkin tidak dikehendaki
insan pers sendiri.

Jelas, rating dibutuhkan sebagai sebuah kompas untuk memasuki hutan.
Saya lebih suka analogi susu yang diperlukan balita. Namun, jika susu
tidak steril, ia akan mengganggu pertumbuhan generasi mendatang.
Balita yang tumbuh dengan asupan yang tidak benar akan memiliki
kecerdasan bawaan, yang oleh Romo Benny Susetyo dan rekan-rekan
disebut sebagai "goblok permanen". Mengerikan bukan, sudah dibalut
kemiskinan, masih terancam tidak cerdas pula!

Company Profile

COMPANY Profile

PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. merupakan salah satu perusahaan terbesar dan merupakan perusahaan publik yang bergerak pada industri agribisnis di Asia. Kantor pusat kami berlokasi di Jakarta, Indonesia dimana fasilitas dan kegiatan operasional tidak hanya ada di Indonesia tetapi juga kami bergerak di beberapa negara yang memiliki potensial ekonomi seperti di India, Srilanka, Myanmar dan Vietnam.

Kegiatan bisnis Japfa Comfeed bergerak di bidang agribisnis yang meliputi pembudidayaan unggas, pengolahan udang dan untuk dikonsumsi seperti biskuit, kue kering, mint dan syrup.

KEUNTUNGAN KOMPETISI
Secara keseluruhan Japfa Comfeed mengerti sekali kesempatan dalam berkompetisi secara vertikal skala ekonomi prioritas. Dan menembus sistem operasi upstream dan downstream Japfa Comfeed telah sanggup menjamin produk yang berkualitas di setiap bidang industri dari pabrik pakan hingga tambahan produk-produk makanan lain.



Perkembangan secara vertikal tetap memperhatikan keamanan bibit dan memudahkan perusahaan untuk menyalurkan produk-produknya secara kontinue dengan harga stabil, tanpa terpengaruh oleh fluktuasi dalam penyaluran dan permintaan secara berkelanjutan lebih jauh, hal tersebut terjadi karena secara keseluruhan, Japfa Comfeed mampu menyediakan produk-produk yang secara spesifik dibutuhkan oleh konsumen, satu contoh kami telah sanggup membuat pakan ternak yang bebas dari Avoparcin, dan memperkecil kemungkinan daging ayam yang terkena bakteri Enterococcus (VRE), menjadi kebal antibiotik-antibiotik.

Lingkup perusahaan membuat kami dalam mengolah bahan baku dan menawarkan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan kompetitor-kompetitor kami dengan kapasitas produksi pakan yang lebih dari 1,6 juta ton dan produksi anak ayam dengan kemampuan daya tampung lebih dari 300 juta burung pertahun sebagai contoh, kami dapat menekan biaya dari logistik dan pembelian barang Japfa Comfeed merupakan produsen daging ayam dan hasil laut yang sangat berkompetisi dalam wilayah / area kami.

Keuntungan dari kesempatan ini telah kami kombinasikan untuk membuat ekspor Japfa Comfeed dalam bersaing saat ini, kami telah mengekspor produk-produk kami ke negara-negara lain yang tidak ada di area kami seperti ke Jepang, dan Timur Tengah. Untuk membantu fasilitas ekspor, kami telah membangun kantor pengembangan ekspor di Singapura untuk lebih memudahkan pengembangan usaha ekspor tersebut,sebagai jembatan dalam memasarkan dan memberi pemasukan dalam negeri.

Sudah lama pembagian sasaran penjualan ayam untuk domestik, Japfa Comfeed secara terus menerus melakukan perluasan wilayah sebagai pusat industri bisnis. Dan untuk wilayah Indonesia, sudah lebih terdepan untuk jangka panjang dan akan menjadi terbesar di bidang industri makanan.

MOTTO KAMI

"Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama" adalah sesuatu yang benar untuk menjamin kesuksesan dari Japfa Comfeed.

Pusat dari kesuksesan perusahaan kami adalah kepercayaan yang kuat di dalam menjalin kerjasama yang baik berdasarkan kepercayaan dan pengakuan.
• Dengan seluruh pemegang saham kami, Japfa Comfeed dapat berperan aktif dalam mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan.
• Dengan para pemodal saham, Japfa Comfeed bertujuan untuk mendapatkan pengembalian penanaman modal yang tinggi.
• Dengan rekan bisnis, Japfa Comfeed bekerja sangat dekat sekali, menekan masing-masing kompetitor.
• Dengan pelanggan, kami memfokuskan servis kami dalam pengiriman produksi dan dalam memberikan harga, itu menjamin kepuassan pelanggan.
• Dengan supplier - supplier, sesuai dengan kesepakatan dalam kerjasama.
• Dengan karyawan, kami menempatkan sebagai hal yang sangat utama dan mengembangkan program-program yang terbaik bagi karyawan.
• Dengan lingkungan sekitar, bendera kami mengingatkan tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar.
Kesatuan kami menjaga dari ketidakstabilan harga, dengan tingginya nilai keamanan bibit dan memberikan bimbingan secara terus menerus kepada konsumen. Dengan kata lain, skala ekonomi yang kami gunakan telah membuat perusahaan kami sebagai produsen makanan termurah di Indonesia.

ADVERTORIAL

Tawarkan Hair Cream Penghitam dan Penyubur Rambut

ADVERTORIAL-NEWS (Selasa, 21 Oktober 2008): Anditya menawarkan hair cream yang mampu menghitamkan dan menyuburkan rambut. Hair cream ini disebut Anditya dalam emailnya cocok digunakan pria dan wanita. Harga yang ditawarkan Rp 75.000 per botol berisi 150 ml, termasuk ongkos kirim.

Anditya menjelaskan hair cream yang dijualnya itu berbau harum, mampu menghitamkan rambut beruban. "Rambut putih segera menjadi warna hitam alamiah, membasmi ketombe, rambut sehat stop rontok, menyuburkan pertumbuhan rambut dan rambut menjadi tidak mudah patah," tulis Anditya.

Nah, ini yang istimewa. Selain bermanfaat untuk menghitamkan dan menyuburkan rambut, hair cream ini juga bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti penyakit kulit, eksim yang kronis, kudis, anti parasit, jamur, digigit serangga, bengkak-bengkak, alergi, luka kena api dan luka kena air panas.

Cara menggunakan hair cream ini, menurut Anditya sangat mudah. Cukup oleskan hair cream pada rambut dan kepala hingga rata sambil dipijit-pijit 2 x sehari. Beberapa hari Anda sudah mendapatkan hasil yang baik hitam alami dan hitam sampai akarnya, kata Anditya.

Anditya menjelaskan, hair cream yang ditawarkan itu menggunakan bahan sulfur powder dan lead acetate produksi PT Prima Cosmestic Product dan telah mendapatkan izin Depkes RI No CD 6510816 dan 0606392319.

Jika Anda tertarik, silakan hubungi Anditya di nomor telepon 0813-82587479. Semoga Anda tampak muuda kembali.

Ediorial

BERFIKIR CERDAS BERTINDAK CEPAT

KRISIS keuangan global sudah dan sedang terjadi. Tidak ada yang mambantah bahwa dunia, termasuk Indonesia, sudah dilanda krisis itu. Belajar dari krisis tahun 1997 / 1998, Pemerintah Indonesia sekarang semakin arif. Tidak percaya diri berlebihan, tetapi tidak juga cemas berkepanjangan. Yang paling penting, berpikir lebih cerdas dan bertindak lebih cepat.Sejauh menyangkut langkah antisipasif, pemerintah telah, bahkan terlalu banyak, menetapkan daftar keinginan berupa tujuh butir rekomendasi. Ditambah dengan 21 rekomendasi dari para pengusaha, daftar keinginan mengantisipasi krisis menggunung.

Tetapi seperti diketahui, dari setiap kali krisis melanda, daftar keinginan saja tidak cukup. Yang jauh lebih penting adalah tindakan nyata yang cepat dan cerdas.Keinginan-keinginan yang begitu banyak tidak dengan sendirinya bias dilaksanakan. Masih dibutuhkan tindakan administrative yang besar, regulasi yang banyak, dan penerapan yang berani. Salah satu contoh kecepatan dan keberanian dalam mengatasi krisis adalah dikeluarkannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang yang menaikan jumlah simpanan yang dijamin pemerintah dari Rp.100juta manjadi Rp 2 miliar. Pemerintah juga mengelurkan Perppu tentang Perubahan kedua atas Undang-undang Bank Indonesia No.3 / 2004 mengenai perluasan jenis asset bangk yang bisa dijadikan agunan untuk memperoleh fasilitas pendanaan jangka pendek dari BI.

Hal yang amat krusial dari setiap situasi krisis adalah kepercayaan. Kepercayaan tentang kemampuan pemerintah menjamin uang nasabah dilingkungan perbankan akan menimbulkan ketenangan, yag pada gilirannya tidak memaksa orang berbondong-bondong menarik dananya. Perluasan jenis asset bank yang bisa memperoleh fasilitas pendanaan jangka pendek dari BI menciptakan ketenangan disektor perbankan juga. Bank-bank yang tidak memiliki SBI dan SUN tapi mempunyai banyak asset likuid bisa tenang mengahadapi ancaman krisis.

Karena seperti kita tahu, krisis keuangan selalu terjaadi ketika masyarakat panik dan perbakan juga panik, selama perbankan tenang, masyarakat juga tenang, krisis tidak perlu menghantam sebuah perekonomian terlalu sadis.Krisis-krisis yang berubah menjadi malapetaka biasanya dipicu kepanikan karena kehilangan kepercayaan terhadap lembaga-lembaga keuangan maupun kemampuan pemerintah mengatasinya.

Selain menuntun dan telah dibuktikan aksi yang cepat dan cerdas, krisis juga bisa dihadapi dengan kesamaan sikap terhadap krisis itu sendiri. Disaat krisis, keteladanan Negara menjadi penting. Kalau krisis sekarang memaksa kita untuk berhemat dan mengutamkan produk dalam negeri dan mengurangi nafsu impor sebesar-besarnya, itu harus diperlihatkan dengan sungguh-sungguh terutama oleh kaum elite. Oleh pemerintah, oleh elite politik dan elite ekonomi, Dan, pada akhirnya oleh kita semua sebagai bangsa.